Ngurahrai Fire Fighting Dept.

You were in the Fire Zone

Kelas api dan alat pemadam yang cocok digunakan, perlukah ?

Untuk seorang Pemadam kebakaran berbicara akan kelas api mungkin sudah tidak asing. namun bagi orang awam, pengetahuan akan kelas api dan alat pemadam yang cocok digunakan sangatlah penting. Adapun efek kesalahan pemilihan alat pemadam dapat membahayakan si pemadam itu sendiri maupun orang disekitarnya. Untuk itu mari kita ulas bersama kelas api dan alat pemadam yang paling cocok digunakan.

Di Amerika serikat melalui badan yang dinamakan National Fire Protection Association (NFPA) menetapkan 4 katagori jenis penyebab kebakaran, yaitu kelas A, B, C, D.


Kelas A :
Adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda padat, misalnya kertas, kayu, plastik, karet, busa dan lain-lainnya. Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa: air, pasir, karung goni yang dibasahi, dan Alat Pemadam berbahan tepung kimia kering (dry powder).

Kelas B :
Adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda mudah terbakar berupa cairan, misalnya bensin, solar, minyak tanah, spirtus, alkohol dan lain-lainnya.Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa: pasir dan Alat Pemadam tepung kimia kering (dry powder) maupun Foam. Dilarang memadamkan menggunakan air untuk jenis ini karena berat jenis air lebih berat dari pada berat jenis bahan di atas sehingga bila kita menggunakan air maka kebakaran akan melebar kemana-mana.

Kelas C:
Adalah kebakaran yang disebabkan oleh adanya hubungan arus pendek pada peralatan elektronik. Alat pemadam yang bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran jenis ini dapat juga menggunakan tepung kimia kering (dry powder), akan tetapi memiliki resiko kerusakan peralatan elektronik, karena dry powder mempunyai sifat lengket dan korosif. Lebih cocok menggunakan pemadam api berbahan clean agent

Kelas D :
Adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda berbahan metal, untuk kebakaran jenis ini tidak di perkenankan menggunakan jenis alat pemadam yang bersifat dingin seperti contohnya CO2, karena hal tersebut dapat memicu ledakan sehingga bahaya kebakaran akan semakin besar. kita dapat menggunakan DCP (dry chemical powder), walaupun hal tersebut dapat berefek korosif pada metal namun bahaya pada saat pemadaman relatif kecil.

Jadi pesan saya, janganlah terburu-buru memadamkan kebakaran yang anda jumpai, kenalilah terlebih dahulu jenis/kelas api kebakaran tersebut.  Karena jika tidak, bukan api yang menjadi padam dan kita menjadi pahlawan tapi bahaya yang akan mengancam.


January 14, 2010 - Posted by | about fire fighting

1 Comment »

  1. Terima kasih atas infonya…..

    Comment by Razorleaf | November 3, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: